Mengulik Kelebihan dan Kekurangan Kayu MDF

Furniture

Kelebihan dan Kekurangan Kayu MDF

Hampir semua rumah tidak bisa lepas dengan furnitur kayu untuk menambah nilai fungsi dan eksotis di dalamnya, seperti almari, meja, rak, laci dan barang lainnya yang diperlukan. Adapun jenis kayu yang dibutuhkan tidak sembarang, salah satunya yang cukup populer ialah MDF. Papan ini merupakan singkatan dari nama Medium Density Fiber, ialah olahan kayu yang berbentuk seperti papan dan sering digunakan sebagai pengganti plywood. Banyak orang memilih papan jenis ini karena di dalamnya memiliki banyak sekali kelebihan.

Kelebihan dan Kekurangan Papan MDF yang Jarang Orang Pahami

Kelebihan dan Kekurangan Kayu MDF

MDF Board memiliki banyak kelebihan yang jarang diketahui banyak orang. Papan ini memiliki kepadatan yang tinggi sampai 750 hingga 800 kg/m3, tidak mengherankan jika furnitur yang menggunakan papan ini tidak akan mudah rusak dan remuk. Selain itu bagian permukaannya sangat halus dan tidak akan Anda temui permukaan yang berlubang. Jika dicat kayu maka akan tampak sangat indah.

Kelebihan lainnya terletak pada bebannya yang cukup ringan, sehingga cukup mudah dipindahkan kemana-mana. Dengan memilih furniture bahan ini maka Anda tidak akan kecewa, Anda mendapatkan banyak keuntungan karena kualitasnya memang tidak abal-abal.

Namun, papan ini juga memiliki kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan. Dibalik kelebihan yang ada ternyata material ini mampu menyerap air, hal inilah yang akan menimbulkan masalah dikemudian hari, furniture akan cepat rusak karena lapuk. Kelemahan lainnya yang harus dipahami ialah papan ini tidak sekuat yang dibayangkan, jika dipasang sapu atau skrup akan mudah mengalami kerusakan.

Penggunaan lem pada papan jenis ini juga tidak terlalu berpengaruh untuk bisa rekat, Anda harus melakukan perakitan yang tepat dengan memanfaatkan orang yang profesional. Kekurangan selanjutnya ialah papan ini mengandung debu serbuk kayu, oleh sebab itu saat pengerjaan maupun perbaikan harus menggunakan alat pelindung seperti masker.

Proses Pembuatan Papan

Proses pembuatan MDF bisa dikatakan cukup rumit dan panjang. Anda harus memotong terlebih dahulu kayu yang sudah dipilih dalam berbagai macam ukuran. Bersihkan dari kulit dan kotoran yang menempel pada kayu. Untuk ukuran pemotongan berdiameter 20 cm adapun panjangnya 100 cm. Jika sudah dipotong dengan ukuran tertentu yang sudah dipilih, maka langkah selanjutnya batang kayu harus melakukan proses screening.

Screening ialah menggunakan magnet dengan kekuatan tinggi dengan tujuan untuk menemukan berbagai macam jenis barang yang menempel seperti patahan gergaji, sekrup, serpihan besi, paku, dan serpihan lainnya yang tertinggal pada pohon. Jika serpihan-serpihan tersebut sudah tidak ada maka mesin pembuatan papan ini akan bekerja dengan maksimal tidak akan mengalami kerusakan.

Langkah selanjutnya adalah batang kayu dimasukkan pada mesin khusus agar diubah menjadi serpihan yang kecil. Serpihan kayu direbus agar lembut dan luna. Bila tekstur sudah tepat maka serpihan kayu akan dicampur dengan bahan-bahan lain seperti lilin dan lem, selanjutnya dimasukkan ke dalam proses pressing. Saat proses ini serpihan kayu akan keluar sendiri dengan bentuk seperti papan.

Untuk ukuran internasional mdf board ialah 1220 x 2440 mm. Ketahuilah saat papan sudah jadi bagian bawah dan atas sangat berbeda. Biasanya bagian yang lebih mengkilap diletakkan di bagian luar, dengan tujuan agar menghasilkan furniture yang indah.

Bagi Anda yang menyukai hal-hal berbau alami maka memanfaatkan papan jenis ini menjadi pilihan yang baik. Anda akan mendapatkan tampakan furniture yang keren dan indah secara bersamaan. Selain itu bentuk furniture beragam, Anda bisa membuat apa yang sedang dibutuhkan. Segera beli Kayu MDF hanya di temtera.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *